Categories: BeritaSoal Parigi

10 Tahun Mengabdi, Rawi Masi Menyadang Status Honorer


Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA,Parigi Moutong– Sejak 10 tahun, mengabdi di Sekolah Dasar Kecil 2 Lombok, Desa Taipa Obal Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Rawi masih menyandang status sebagai guru gonorer.

Pada tahun 2011 silam, Rawi sudah mengabdi di Sekolah Dasar Kecil 2 Lombok, tetapi status sebagai guru honorer masih menempel seperti biasanya.

Bahkan, sudah beberapa kali mengikuti proses seleksi tes CPNS, Namu, upaya untuk menyandang status sebagai PNS tidak membuahkan hasil.

Akan tetapi, untuk menjadi seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS) tidak lah mudah untuk digapai. Walaupun gagal dari pengalaman sebelumnya, tidak membuat Raawi untuk berhenti dari provesinya sebagai guru honorer.

Walaupun sekolah tersebut, berada di atas pegunungan Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong, tidak mengurangi semangatnya untuk menjadi seorang guru honorer.

Bahkan, guru yang menyandang status gelar, Sarjana Pendidikan Agama Islam (SPd,i)ini. Masih tetap berusaha untuk mengikuti proses tes seleksi yang di adakan tahun 2021.

Pada media ini, Senin (31/05) Raawi mengungkapkan, walaupun. Masih bertatus sebagai guru honorer, ia tetap semangat untuk mengajar siswa siswi Sekolah Dasar Kecil 2 Lombok Barat Desa Taipa Obal.

“Untuk sistem pembelajaran di SDK sendiri sudah mengikuti standar kurikulum. Sedangkan Saya sendiri mengajar tentang pendidikan Agama Islam, itupun kalau mengajar harus berdasarkan jadwal yang sudah di tentukan,” jelasnya.

Selain itu, kata ia, adapun gaji yang diterima masi bersumber dari dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS), tidak ada tambahan insentif lainya.

” Sedangkan jumlah tenaga guru secara keseluruhan sekitar 11 orang, khusus PNS ada dua orang, Kepala Sekolah, dan satu tenaga guru dari Sulbar, sisahnya sembilan orang itu masih guru honorer,” ungkapnya.

Ia berharap, semoga kedepannya bisa terangkat sebagai seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS). Agar, lebih semangat atas amanah yang diberikan oleh negara,” pungkasnya

SOALKAKITA

Recent Posts

Hadapi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Erwin Burase Jemput Bola ke Kementan Amankan Lumbung Pangan Parigi Moutong

​JAKARTA - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menunjukkan gerak cepat dalam melindungi sektor pertanian…

2 hari ago

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Parigi Moutong – Upaya menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan jajaran Polres…

2 hari ago

Bupati Parigi Moutong Hadiri Semifinal Piala Gubernur Sulteng, Wujud Dukungan Pemda untuk Berlian Tomoli

Palu - Sabtu, (18/04/2026) Laga semifinal Piala Gubernur Sulawesi Tengah mempertemukan Persigi dengan Berlian Tomoli…

5 hari ago

Bupati Parigi Moutong Hadiri Dharma Santi Nyepi 1948, Tegaskan Dukungan bagi Kerukunan dan Kegiatan Keagamaan

Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, menghadiri kegiatan Dharma Santi Hari…

1 minggu ago

Durian Volcano Resmi Diekspor ke Tiongkok, Bupati Erwin Burase Siap Jadikan Parigi Moutong Tulang Punggung Produksi.

​PALU - Komoditas unggulan Sulawesi Tengah kembali menembus pasar internasional. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid,…

1 minggu ago

Menuju Kota Ramah Anak Parigi Moutong Targetkan Lompatan dari Pratama ke Madya

PARIGI MOUTONG - Sebuah langkah strategis untuk masa depan generasi bangsa diambil oleh Pemerintah Kabupaten…

1 minggu ago