Mencetak Prestasi, Putra Asli Batang Menjadi Wisudawan Terbaik dan Tercepat UNY

Berita Terbaru Soal Palu
Bagikan:

SOALKAKITA, Batang Jawa Tengah – Salah satu masyarakat muda Batang yang mengharumkan nama baik Batang serta menjadi Mahasiswa Panutan atas Prestasi yang dicapainya.  Muhammad Harry Prayoga atau yang kerap disapa Harry (21), berhasil menjadi wisudawan terbaik dan tercepat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode November 2019. UNY menggelar wisuda program D3, S1, S2 dan S3 di Gor UNY. Sleman, Sabtu (30/11/19).

Pemuda asli dari Desa Denasri Wetan Kec. Batang Kab. Batang Jawa Tengah ini berhasil menyelesaikan kuliah S1 dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial di UNY. Dengan kemapuan dan tekat kegigihan yang dimiliki Harry dapat  menyelesaikan kuliahnya S1 hanya dalam kurun waktu tiga tahun dua bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87.

Harry yang merupakan anak dari seorang petani dengan perekonomian yang sangat sulit mampu memberikan kebanggaan serta mengharumkan nama keluarga.

“Perekonomian yang sangat sulit di keluarga kami tidak membatasi saya sebagai pemuda yang bercita-cita menjadi seorang Menteri Pariwisata ini untuk mengenyam pendidikan tinggi,” ujarnya.

Harry juga mengungkapkan kisah perjalanannya saat mengenyam pendidikan di UNY.

“Memang awal-awal kuliah sangat berat, sudah jauh dari orang tua dan kondisi ekonomi pada waktu itu sangat terbatas. Apalagi di saat awal kuliah, ibu saya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga pendapatan keluarga hanya dari bapak saya dari hasil bertani. Dari situlah saya berpikir ulang untuk dapat mencari uang tambahan yaitu dari mengikuti lomba, penelitian,volunteer,dan bekerja paruh waktu di Jogja,” jelasnya.

Herry mengatakan, dengan segala kebanggaan dan kerendahan hati atas Syukur kepada Yang Maha Kuasa telah memberikan rezki kesempatan atas gelar yang dimiliki, dan tuntunan kedua orang tua yang selalu memberikan semangat dan Do’a demi kesuksesan yang dimilikinya.

“Hari ini saya bisa diwisuda, Alhamdulillah semua perjuangan telah terbayarkan dan ini hadiah untuk membanggakan kedua orangtua dan keluarga,” tambahnya.

Alumnus SMAN 1 Batang dan juga pernah menjadi Duta Wisata Kabupaten Batang ini memiliki tekad kuat untuk mempromosikan wisata Batang dan ingin membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah alasan untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Dengan usaha dan doa maka apapun yang kita inginkan akan tercapai juga. Apalagi sekarang banyak beasiswa yang bisa dimanfaatkan untuk membantu keuangan didunia perkuliahan baik di jenjang D3 hingga S3,” terangnya.

Herry menjelaskan, ditambah program pemerintah sekarang berfokus pada pengembangan SDM yang menjadi bekal menyongsong Indonesia maju. Dalam penelitiaan, Kami mengangkat Pasar Minggon Jatinan sebagai subjek yang dilihat dari sudut pandang komunikasi pemasaran dan interaksi simbolik.

“Mengingat ketertarikan saya di dunia wisata dan sosial. Menurut saya hal ini menjadi salah satu cara saya untuk mempromosikan wisata Kabupaten Batang dan mewujudkan program Visit Batang 2022 Heaven of Asia melalui word of mouth,” tutupnya.

BATANG  JAWA TENGAH

Reporter : KHAIRUL UMAR


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *