Relawan PMI Sigi berikan pertolongan pertama Kepada Korban Kecelakaan

Berita Terbaru
Bagikan:

Reporter : Emil Estiawan

SOALKAKITA, Sigi – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sigi memberikan pertolongan pertama (P2) segera kepada korban kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Desa KalukuBula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, baru-baru ini.

Berdasarkan kronologis kejadian, Sekitar pukul 16.50. WITA, Korban yang bernama Moh. Rifki bersama temannya Andi  beboncengan dengan mengendarai kendaraan roda dua, melaju dari arah Palu dan hendak menuju Sibalaya. namun saat memasuki Desa Kalukubula secara tiba-tiba seekor hewan ternak (kambing) melintasi jalan raja. Rifki yang tidak bisa menghindar akhirnya menabrak hewan tersebut dan kemudian terjatuh.

Rezki Anita Relawan PMI Sigi yang saat itu bersama beberapa temannya sedang melakukan pembersihan gedung ruangan yang akan digunakan sebagai Markas baru PMI Sigi yang berjarak hanya 20 meter dari lokasi kejadian, mendengar suara tabrakan lalu keluar untuk mencaritau sumber suara tersebut.

Melihat korban yang sudah tergeletak dijalan dan mengalami patah kaki serta luka-luka, dibantu warga sekitar Rezky bersama relawan lainnya mengevakuasi korban ke gedung markas baru PMI Sigi dan langsung memberikan penanganan. “Kami melakukan pembidaian kepada korban yang mengalami patah kaki tungkai bawah bagian kiri, sekalian kami bersihkan juga beberapa luka lecet ditubuh korban dan kami berikan Betadine.” ujar Resky saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Lanjut Rezky, setelah memberikan pertolongan pertama, mereka langsung melakukan mobilisasi korban menggunakan ambulance PMI untuk dibawah ke Rumah Sakit Samaritan guna mendapatkan perawatan intensif karena mengalami patah. Tegas Rezky.

Sementara Ketua PMI Sigi, DR.H. Moh. Agus Rahmat Lamakarate, SP. MES mengatakan, dirinya sangat bangga dengan para relawan PMI Sigi yang menurutnya sangat responsif memberikan pertolongan pertama khususnya kepada korban yang mengalami kecelakaan. “para relawan PMI Sigi sebelumnya telah dibekali ilmu medis dasar dan pelatihan Pertolongan pertama, sehingga bisa lebih mudah memberikan penanganan kepada korban.” kata Agus Lamakarate saat dikonfirmasi via WhatsApp.


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *