YLBH Laskar Keadilan, Adakan Pengkaderan Di Tengah Pandemi Covid-19

Berita Terbaru Soal Hukum Soal Palu Soal Parigi
Bagikan:

Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA, Parigi Moutong– Yayasan  Lembaga Bantuan Hukum Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah kembali adakan pengkaderan di Desa Sigenti Selatan kecamatan Tinombo Selatan.

Hal ini diungkap Presiden Laskar Keadilan  Mohamad Nasir Jamal Pandera didampingi direktur Laskar Keadilan Mohammad Tamsil Tamarin beserta Kapolsek Tinomba Selatan dan pemerintah Desa, saat ditemui Soalkakita.com dilokasi kegiatan Sabtu (11/07) mengatakan pengkaderan Anggota Baru Laskar Keadilan merupakan proses pembentukan karakter dalam berorganisasi.

“Dengan adanya pengkaderan ini bisa merubah pola pikir para peserta yang tergabung dalam laskar keadilan sehingga mampu menciptakan gagasan baru untuk pribadi maupun orang banyak, ” ujarnya.

Dia menjelaskan, peserta yang ikut pengkaderan berjumlah kurang lebih 46 orang  terdiri dari beberpa Desa yang ada, walaupun kita semua  masih dalam kondisi kekhawatiran dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini tetap semangat dan patuhi aturan pemerintah.

“Tetapi nantinya Insya Allah,  kita juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi New normal, dan tetap mengacu pada Protok kesehatan, ” jelasnya

Sementara itu presiden  Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Laskar keadilan menyampaikan sambutannya sekaligus membuka acara pengkaderan, dengan Tema Sekolah Dasar Hukum dan mengapresiasi kegiatan ini melihat para pemimpin masa depan yang ingin mau bergabung dan membesarkan daernya sendiri.

Dia juga mengapresiasi kepada panitia pelaksana pengkaderan (YLBH) Laskar Keadilan Angkatan ke-IV di Desa Sigenti Selatan. Kecamatan Tinombo Selatan yang bekerja keras sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.  

Hal itu juga disampaikan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Mohammad Tamsil Tamarin, mengatakan kegiatan pengkaderan dengan tema sekolah Dasar Hukum ini harus dicermati bersama bagi  Kader- kader yang sudah tergabung, agar nantinya bisah memahami karna orang-orang yang tergabung di lembaga ini dibekali dengan pengetahuan yang sudah didapat.

Dia menambahkan, dalam berorganisasi harus menjaga kesolidaritas dan tatap kompak karena menjadi seorang pemimpin harus berani dan percaya serta tegas dalam mengambil suatu keputusan demi sebuah organisasinya, ” Pungkasnya.


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *