Sumber Foto: Istimewah

DPKP Parimo, Prioritaskan 152 Unit BRS Ke Wilayah Utara

Berita Terbaru Soal Desa Soal Parigi
Bagikan:

Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA, Parigi MoutongDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, arahkan 152 unit Bantuan Rumah Swadaya (BRS) di delapan Kecamatan wilayah utara Kota Parigi.

Pemerintah Dareh (Pemda) Parigi Moutong dikabarkan tahun ini mendapat kuota BRS sebanyak 152 unit bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) cadangan.

Dilansir dari media kabarSAURUSonline.com, Hal itu diungkap Kepala Dinas (Kadis) Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (DPKP) Parigi Moutong, Idran, saat ditemui diruang kerjanya Jumat (18/9). Dia mengatakan ada 125 unit BRS di arahkan ke Delapan Keacamatan wilayah utara.

“Kecamatan Sidoan, Kecamatan Tinombo Selatan, Kecamatan Tinombo, Kecamatan Palasa, Kecamatan Tomini, Kecamatan Mepanga, Kecamatan Ongka Malino serta Kecamatan Moutong,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Kegiatan yang sudah mencapi 50 persen tersebut, sempat tertunda dengan adanya Pandemi Covid-19.

Lanjut dia, pihaknya juga tengah menyusun rencana pengusulan program BRS untuk tahun 2021.

“Ada 30 Ribu unit rumah didaerah ini yang masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Untuk itu, kami berencana mengajukan sebanyak 40 Desa yang ada di Kabupaten Parigi Moutong, agar bisa mendapat porogram BRS di tahun depan,” ungkapnya.

Masih dilansir dari kabarSAURUSonline.com. Selain BRS, tahun ini Kabupaten Parigi Moutong juga mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat .

Seperti dilansir dari situs https://perumahan.pu.go.id. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah.

“Jumlah penerima program BSPS atau bedah rumah dari Kementerian PUPR di Provisnsi Sulawesi Tengah sebanyak 4.000 unit. Total anggarannya senilai Rp 70 Milyar,” ujar Rezki Agung, Kepala SNVT Perumahan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dia mengatakan, pendanaan dari kegiatan BSPS di SNVT Sulteng tahun ini bersumber dari APBN murni

Ia mengungkapkan, sebesar Rp 52,5 Miliyar anggaran dari APBN murni tersebut, untuk membiayai kuota sebanyak 3000 unit.

Sementara itu, lanjut Rezki Agung, ada juga bantuan yang bersumber dari Pinjaman Luar Negeri (PLN) melalui National Affordable Housing Program (NAHP) sebesar Rp. 17,5 Miliyar, untuk 1.000 unit.

“Kabupaten Parigi Moutong 954 unit, Poso 500 unit, Kabupaten Tojo Una-Una 562 unit, Morowali 488 unit. Kemudian, Morowali Utara 349 unit, Banggai 616 unit, Banggai Kepulauan 260 unit, Kabupaten Buol 100 unit serta Kota Palu 171 unit,” sebutnya.


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *