Dari Bali, Seorang Warga Desa Malakosa Parimo Positif Covid-19

Soal Palu Soal Parigi Soal Sigi Soal Sulteng
Bagikan:

Reporter: Moh Fadal

SOALKAKITA, Parigi Moutong – Baru saja melakukan perjalanan dari Provinsi Bali, Seorang warga asal Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, terkonfirmasi Positif Covid-19. Saat ini, warga tersebut sedang menjalani perawatan di gedung Diklat Parigi.

Hal itu diungkap, juru bicara Gugus Tugas Irwan SKM, M.Kes, saat konferensi pers, Sabtu (10/10). Ia mengatakan, pasien yang terkonfirmasi postif Covid-19 merupakan warga Parigi Moutong yang pelaku perjalanannya dari Provinsi Bali.

“Berinisial GMM berusia 75 tahun, yang merupakan pelaku perjalanan dari Provinsi Bali pada tanggal 18 September 2020. Waktu yang bersamaan, ia juga sempat singgah di Kota Palu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beberapa hari kembali ke kediamannya di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, GMM merasakan gejala demam dan sesak pernapasan.

“Setelah merasakan gejalah demam, panas dan sesak nafas, ia pun dilarikan kesalasatu Puskesmas. Kemudian, GMM langsung dirujuk  ke RS Anuntaloko Parigi untuk mendapat perawatan,” terangnya.

Lanjut Irwan, GMM sempat dibolehkan pulang setelah menjalani perawatan sekitar empat hari di RS Anuntaloko Parigi. Namun beberapa saat setelah berada dirumah, GMM kembali merasakan gejala demam dan sesak nafas.

Pihak RS Anuntaloko, kemudian melakukan Swab Test kepada GMM, pada 07 Oktober 2020. Hasil Swab Test GMM tersebut menunjukan positif Covid-19.

“Mengetahui GMM positif Covid-19, kami langsung melakukan tracking contact terhadap sejumlah orang yang berkontak langsung dengan pasien,” tuturnya.

Hasil tracking contact Terhadapa GMM Yang Baru Kembali Dari Bali, Sejumlah Perawat Jalani Isolasi Mandiri

Dari hasil tracking contact tersebut, anak GMM yang berinisial NMS usia 50 tahun juga terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab Test.

Selain itu, sejumlah perawat Puskemas dan RSUD Anuntaloko yang sempat berkontak langsung dengan GMM kini melakukan isolasi mandiri.   

“NMS yang kesehariannya menjaga sang ayah juga terpapar postif Covid-19. Kini masih menjalani masa perawatannya di Rumah Sakit Madani Kota Palu,” ungkapnya

Ia menambahkan, istri dan anak GMM lainnya yang sering melakukan kontak langsung juga masih menunggu hasil  test swab.

“Karena merasa gejala yang hampir sama dengan sang ayah, kini anak dan istrinya sudah menjalani isolasi mandiri di Gedung Diklat Kabupaten Parigi Moutong,” tutupnya


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *