BPC HIPMI Kota Palu Gelar Diklatcab 2020

Soal Palu Soal Sigi Soal Sulteng
Bagikan:

Reporter : Emil Estiawan

SOALKAKITA, Palu Badan Pengurus Cabang, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Menggelar pendidikan dan pelatihan tingkat cabang Ke-II Minggu (11/10).

Kegiatan Diklatcab yang digelar di salah satu hotel Kota Palu diikuti 50 peserta calon pengusaha asal palu, dengan tagline Berkolaborasi dan aksi.

Kegiatan tersebut dihadiri ketua umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Sulawesi Tengah Baishak Khan, yang diwakili Ketua Bidang ESDM. Nadir Badjamal saat menyampaikan sambutanya mengatakan , diklatcab merupakan sebuah organisasi yang sangat penting untuk dilakukan

“Melalui kegiatan tersebut para peserta bisa mendapat banyak pengetahuan yang dibawakan langsung oleh para ahli yang Khusus di bidangnya mengenai UKM, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk mengikuti sebuah organisasi HIPMI terlebih dahulu harus tahu mengenai sejahrahnya dan para pengurus  umum sebelumnya. Sehingga knowledge mengenai HIPMI itu akan lebih banyak didapatkan hanya melalui diklat.

” Saat ini banyak pengusaha yang beralih, salah satu contoh yang pernah saya baca disalah satu media cetak mengenai seorang pengusaha event organizer yang  beralih profesi dan berhasil menjadi pengusaha bawang goreng,” ujarnya.

Hal itu menurutnya, kedepan pertanian dan peternakan merupakan sebuah usaha yang sangat menjanjikan. Karena itu merupakan bagian dari kebutuhan sebuah produk yang dapat dijual secara cepat.

Nadir juga berharap, dengan adanya kepengurusan baru BPC HIPMI Kota Palu yang sudah terpilih. Bisa merangkul teman-teman dan membangun kolaborasi dari seluruh anggota HIPMI, mengingat dimasa pandemi sekarang akan semakin sulit jika harus berdiri sendiri. Sehingga kolaborasi sangat dibutuhkan dalam membangun HIPMI lebih baik lagi kedepannya.

Selain itu ketua BPC HIPMI Kota Palu Aqsa mengatakan, diklatcab kali ini merupakan momentum organisasi yang sangat penting sebagai langkah awal. Agar bisa ikut Diklatda dan Diklatnas karena salah satu syarat untuk bisa menjadi ketua harus mengantongi sertifikat diklatcab.

“Diklatcab ini salah satu kegiatan yang sangat jarang, dan pelaksanaan kegiatan ini seharusnya berlangsung selama dua hari. Hanya saja sekarang masih dalam masa pandemi Covid-19 makanya kita selenggarakan hanya satu sehari,” pungkasnya.


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *