Bashar Badja, Penggarapan Lahan Pertanian Desa Tidak Menunggu DD

oleh -187 views
Penggarapan Lahan Pertananian Desa Jononunu Sabtu (15/05) Sumber Foto: Redaksi Soalkakita.com

Reporter: Akbar

SOALKAKITA. Parigi Moutong, Kepala Desa Jononunu Bashar YW Badja, Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, penggarapan lahan pertanian Desa tidak mesti menunggu anggaran Danan Desa(DD).

Pasalnya, kata ia, penggarapan lahan tersebut. Merupakan insiatif swadaya masyarakat yang sudah terbentuk kelompok Berkah Tani.

“Pada intinya sesuai dengan VISI-MISI saya yaitu, bagai mana memberdayakan masyarakat melalui Anggaran Dana Desa tahun 2021 ini, kemarin saya sudah sampaikan kepada masyarakat agar secepatya membentuk kelompok tani,” ujarnya. Sabtu (15/05).

Bashar menuturkan, jika sudah terbentuk kelopok itu, maka akan menajdi barometr dalam memporsikan anggaran Dana Desa bagi pertanian yang lebih terarah.

“Sehingga nilai dari agaran itu cukup ke beberapa kelompok, akan tetapi kelompok yang sudah di bentuk. Mengambil langkah yang cepat untuk melakukan penggarapan pada hari ini, semoga akan menjadi motifasi bagi kelompak lainnya,” tuturya.

Lanjut ia, nantinya Aggaran Dana Desa (DD) lebih di fokuskan untuk peningkatan perekonomian masyarakat Desa Jononunu.

“Kelompok-kelompok tani yang suda terbentuk, akan saya buatkan (SK) dari desa, kerena Anggaran Dana Desa tidak bisa di kucurkan kalau tidak di barengi surat keputusan dari kepala desa,”terangnya.

Ketua Kelopk Berkah Tani  Desa Jononunu, Penggarapan Lahan Tidak Menunggu Instruksi Kades

Ketua Kelompok  Berkah Tani Desa Jononunu Arisman, mengatakan, penggarapan lahan perkebunan desa tidak mesti menunggu instruksi dari Kepala Desa. Tetapi, ini merupakan inisiatif kelompok.

“Sehingga penggarapan yang kami lakukan, merupakan salah satu bentuk bagai mana lahan ini bisah diberdayakan untuk meningkatan perokonomian masyarakat Desa Jononunu,” ucapnya.

 Arisman, jumlah keseluruhan lahan yang akan di garap kisaran 75 are, sebentara yang baru tergarap ini, kurang lebih 25 are,

“ Jadi lahan yang sudah kami garap ini, masih di fokuskan untuk penanaman ketimun sama rica,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan