10 Tahun Mengabdi, Rawi Masi Menyadang Status Honorer

oleh -305 views


Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA,Parigi Moutong– Sejak 10 tahun, mengabdi di Sekolah Dasar Kecil 2 Lombok, Desa Taipa Obal Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Rawi masih menyandang status sebagai guru gonorer.

Pada tahun 2011 silam, Rawi sudah mengabdi di Sekolah Dasar Kecil 2 Lombok, tetapi status sebagai guru honorer masih menempel seperti biasanya.

Bahkan, sudah beberapa kali mengikuti proses seleksi tes CPNS, Namu, upaya untuk menyandang status sebagai PNS tidak membuahkan hasil.

Akan tetapi, untuk menjadi seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS) tidak lah mudah untuk digapai. Walaupun gagal dari pengalaman sebelumnya, tidak membuat Raawi untuk berhenti dari provesinya sebagai guru honorer.

Walaupun sekolah tersebut, berada di atas pegunungan Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong, tidak mengurangi semangatnya untuk menjadi seorang guru honorer.

Bahkan, guru yang menyandang status gelar, Sarjana Pendidikan Agama Islam (SPd,i)ini. Masih tetap berusaha untuk mengikuti proses tes seleksi yang di adakan tahun 2021.

Pada media ini, Senin (31/05) Raawi mengungkapkan, walaupun. Masih bertatus sebagai guru honorer, ia tetap semangat untuk mengajar siswa siswi Sekolah Dasar Kecil 2 Lombok Barat Desa Taipa Obal.

“Untuk sistem pembelajaran di SDK sendiri sudah mengikuti standar kurikulum. Sedangkan Saya sendiri mengajar tentang pendidikan Agama Islam, itupun kalau mengajar harus berdasarkan jadwal yang sudah di tentukan,” jelasnya.

Selain itu, kata ia, adapun gaji yang diterima masi bersumber dari dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS), tidak ada tambahan insentif lainya.

” Sedangkan jumlah tenaga guru secara keseluruhan sekitar 11 orang, khusus PNS ada dua orang, Kepala Sekolah, dan satu tenaga guru dari Sulbar, sisahnya sembilan orang itu masih guru honorer,” ungkapnya.

Ia berharap, semoga kedepannya bisa terangkat sebagai seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS). Agar, lebih semangat atas amanah yang diberikan oleh negara,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan