Categories: BannerBerita

Hari Kedua Pelatihan Pelatih Atletik, Peserta Dibekali Beberapa Metode Latihan

PARIGI MOUTONG, SOALKAKITA.COM Pasca dibukanya kegiatan Pelatihan Pelatih Atletik tingkat Dasar oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah M Nizar Rahmatu di Gedung serba Guna Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah (17/1), dihari kedua para peserta calon Pelatih Atletik langsung dibekali beberapa metode latihan dan teori, pemanasan, kordinasi seluruh otot tubuh, Star dan Sprint latihan estapet dan gawang.

Pelatih Nasional terbaik yang mempunyai lisensi Asia dan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Pusat Moh Nanang H Kusuma saat memberikan teori yang dibarengi dengan praktek di lapangan mengatakan, para Calon pelatih harus memahami betul teori dan metode Atletik.

Menurutnya metode lari untuk mencapai sebuah tujuan yang sempurna yaitu harus melalui beberapa unsur atau komponen latihan yaitu Fisik, Teknik, Taktik dan Mental.

Ia menambahkan, untuk komponen fisik ada Kekuatan (Strength), Kecepatan (Speed), Daya Tahan (Endurance), Kelenturan (Flexibility) dan koordinasi (Coordination).

“Dalam Atletik banyak sekali Terminologi bahasa, belum lagi materi berbasis Internasional contohnya Drive (dorong kedepan) dan lain lain, terminologi bahasa seperti ini harus sering sering didengar agar mudah dipahami oleh seorang Pelatih Atletik,”Jelasnya.

Jadi seorang pelatih kata Nanang dituntut untuk melatih fisik, mental, teknik dan taktik.

“Anda sebagai pelatih tugasnya bukan hanya melatih fisik, kalau hanya melatih fisik kurang lengkap sebagai pelatih. Untuk melatih fisik bagaimana meningkatkan kekuatan, bagaimana cara meningkatkan kecepatan dan lain lain, maka selain melatih fisik harus dilengkapi dengan teknik, mental dan taktik,”Ucapnya.

Sementara itu Pelatih bernama Cukup Pahalawidi saat memberikan teori mengatakan, dalam Sprint atau gerak keseluruhan terbagi 2 tahap yaitu Topang (Support) dan Flight (Melayang).

Pada tahap Topang kata ia, yaitu topang depan, lari diperlambat dan dipercepat saat topang belakang, sedangkan untuk tahap Melayang, tungkai ayun berada di depan badan, dan tungkai belakang dibengkokkan dan diayun kedepan.

“Tiap langkah terdiri dari satu tahap Topang (depan dan belakang) dan satu tahap Melayang (Ayun kedepan dan Pemulihan),”Ujarnya.

Ikut mendampingi pada pelaksanaan teori dan praktek dilapangan Ketua Panitia pelaksana sekaligus Ketua PASI Parigi Moutong Mawardin SS MSi dan Sekretaris PASI Parigi Moutong Supardin SPd serta panitia lainnya. Selasa (18/1/22).

DISKOMINFO PARIGI MOUTONG

SOALKAKITA

Recent Posts

Bupati H. Erwin Burase Hadiri Kenal Pamit Kapolres Parigi Moutong, Sinergi Tetap Terjaga demi Parigi Moutong yang Aman dan Kondusif

Parigi Moutong — Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri acara Kenal Pamit atau Pisah…

5 jam ago

Bupati Erwin Burase Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Murid Baru MTs dan Bantuan Mobil Dapur Lapangan serta Masker dari BNPB

PARIGI MOUTONG - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyerahkan secara simbolis bantuan seragam sekolah…

1 hari ago

Jalan Santai Kampanyekan Gerakan Kembalikan Anak ke Sekolah, Parigi Moutong Perkuat Penanganan ATS

PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui…

1 hari ago

Bupati H. Erwin Burase Sambut 353 Mahasiswa KKN Tematik UIN Datokarama Palu Moderasi Beragama dan Desa Cerdas Jadi Fokus Pengabdian

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi menerima dan melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata…

2 hari ago

Pansel JPTP Parigi Moutong Ajukan 13 Bukti di PTUN Palu, PH minta Rektor Untad di Hadirkan

PALU,– Senin 19 Oktober 2026, Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten…

2 hari ago

Festival Seni dan Qasidah Parigi Moutong Tahun 2026 Resmi Ditutup

PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi menutup Festival Seni dan Qasidah Tingkat…

3 hari ago