Pembahasan KUA-PPAS 2021 Parigi Moutong, Pemda ‘Cuek’ DPRD

Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA, Parigi Moutong Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Priortias Plafon Anggaran Sementara APBD-2021 Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Pemda seakan ‘cuek’ DPRD.

Berdasarkan pantauan Soalkakita.com, rapat Bandan Anggaran (Banggar) DPRD bersama TAPD Kabupaten Parigi Moutong yang berlangsung di ruang sidang paripurna, Rabu (11/11). Kehadiran TAPD untuk membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Priortias Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD-2021, tidak representatif.

Pasalnya, kehadiran Sekertaris TAPD yang notabene Kepala BPKAD, Yusrin tidak dapat mengambil sebuah kepetusan. Berbeda halnya, jika pembahasan itu hadir ketua TAPD yakni Sekertaris Daerah (Sekda), Ardi Kadir.

Begitu pula, dengan ketidak hadiran sejumlah OPD yang berwenang untuk membeberkan data terkait sumber dan perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meskipun dengan demikian kondisinya, pembahasan yang di pimpin oleh Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto tetap berlangsung. Walau, sejumlah anggota Banggar yang hadir melemparkan sejumlah interupsi terhadap kondisi pembahasan saat itu.

Interupsi sejumlah anggota Banggar itu, bukan hanya tertuju kepada pihak Eksekutif. Namun, internal Banggar pun mendapat kritikan atas ketidak hadiran sejumlah anggotanya. Hingga, sasaran interupsi meminta agar pembahasan di skrosing.

Politisi Partai Golkar, Yusup menyampaikan, agar lebih qorum pembahasan KUA-PPAS APBD 2021 itu , semua anggota Banggar harus hadir dalam pembahasan.

“Saya kira kurang elok, jika hari ini kita mau kupas terlalu jau pembahasan KUA-PPAS APBD 2021ini. Apalagi, dengan  kehadiran seperti ini banyak fraksi yang tidak hadir, ” ujarnya.

Lanjut Ia, sebelumnya pembahasan KUA-PPAS APBD 2021itu, sudah ada pembahasan sebelumnya beberapa pekan kemarin. Saat itu katanya, sudah mendapatkan persetujuan khusus terkait Pendapatan Asli Daerah Sementara (PADS).

“Sebaiknya, rapat paripurna ini bisa di skorsing. Karena OPD terkait yang hadir  pada hari ini cuma  satu, tidak mungkin mau menjelaskan semua skala prioritas setiap OPD terkait,” Pungkasnya. Akhirnya, permintaan Yusup tersebut mendapat persetujuan dari pimpinan rapat Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto untuk di skorsing hingga Senin depan. Meski, sebelumnya pimpinan rapat telah melontarkan sejumlah pertanyaan kepada TAPD yang hadir.

SOALKAKITA

Recent Posts

Pelepasan Gerakan Aksi Serentak Sehat Bersama, Pemkab Parimo Luncurkan Cek Kesehatan Gratis di 278 Desa dan 5 Kelurahan

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi melepas dan meluncurkan Gerakan Aksi Serentak…

8 jam ago

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Dan Desa Cinta Statistik Tahun 2026 Kabupaten Parigi Moutong

Parigi Moutong - Bupati parigi moutong H. Erwin Burase, secara resmi membuka kegiatan Sensus Ekonomi…

8 jam ago

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan PNS Formasi Tahun 2024, Bupat H. Erwin Burase Tegaskan Kinerja Dan Disiplin Jadi Kunci Utama

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 100% bagi…

9 jam ago

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Erwin–Sahid, Momentum Evaluasi dan Penguatan Komitmen Membangun Daerah

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan…

1 hari ago

Pemkab Parimo Gelar Zikir Akbar, Awali Rangkaian Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Erwin-Sahid

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Zikir Akbar yang dilaksanakan di halaman…

2 hari ago

Pasca Gempa M 6,7, Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Tiga Lokasi Terdampak dan Salurkan Bantuan

Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Parigi…

3 hari ago