Categories: Berita

Pemkab Parigi Moutong Ikuti Analisis dan Evaluasi Pengelolaan DAK Subbidang Keluarga Berencana

Parigi Moutong, 26 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang diikuti pemerintah daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia tersebut dibuka oleh Inspektur Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Bapak Sunarto, SH., MM. Sementara sambutan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ibu Ratu Ayu Isyana Bagoes, disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kegiatan diikuti Asisten I Setda Parigi Moutong, Bapak Adruddin Nur, didampingi Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB), Ibu Kartikowati, bersama sejumlah perangkat daerah terkait. Kegiatan berlangsung dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi paling dekat dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Keluarga yang sehat dan berkualitas diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki sikap baik, produktif, terampil dan berdaya saing global.

Pembangunan keluarga dan program Keluarga Berencana (KB) merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam pelaksanaannya, BKKBN memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, sekaligus mendukung percepatan penurunan masalah kesehatan serta pencegahan berbagai risiko yang dapat memengaruhi kualitas keluarga.

Disampaikan pula bahwa program KB tidak semata-mata berbicara mengenai jumlah anak yang dimiliki sebuah keluarga. Lebih dari itu, KB berkaitan dengan kemampuan setiap keluarga untuk merencanakan kehidupan yang lebih baik, termasuk memperhatikan kesehatan ibu dan anak, merencanakan kehamilan, serta memastikan tumbuh kembang anak sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan generasi muda yang berkualitas.

Sementara itu, kegiatan analisis dan evaluasi DAK Subbidang Keluarga Berencana dilaksanakan untuk memastikan pengelolaan anggaran tahun 2026 dapat berjalan secara efektif, efisien, tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal dalam pencapaian sasaran program pembangunan keluarga.

Evaluasi juga dilakukan untuk melihat kinerja dan realisasi pelaksanaan DAK sampai dengan periode evaluasi, baik dari sisi keuangan maupun capaian output atau kinerja. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kendala, permasalahan serta faktor penyebab yang memengaruhi rendah atau belum optimalnya realisasi anggaran dan pelaksanaan program.

Hasil analisis dan evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan serta mengidentifikasi praktik baik yang dapat direplikasi atau dikembangkan oleh daerah lain. Dengan demikian, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan DAK Subbidang Keluarga Berencana dapat terus ditingkatkan.

Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan dan terserapnya anggaran. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana manfaat anggaran dan intervensi program benar-benar sampai kepada masyarakat dan keluarga sebagai penerima manfaat.

Karena itu, diperlukan komitmen dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Koordinasi yang kuat antara seluruh pihak, termasuk perwakilan BKKBN di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota, menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan dan intervensi yang nyata hingga tingkat keluarga.

Kegiatan analisis dan evaluasi tersebut juga diisi dengan berbagai materi, pembahasan pelaksanaan program, tindak lanjut hasil evaluasi serta penguatan kebijakan DAK fisik maupun nonfisik bidang Keluarga Berencana.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan program dan anggaran di bidang keluarga berencana, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah serta memastikan setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penguatan pembangunan keluarga diharapkan tidak hanya berdampak pada keberhasilan program KB, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun keluarga Indonesia yang sehat, berkualitas, mandiri serta berdaya saing.

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Parigi Moutong

SOALKAKITA

Recent Posts

Bupati Parigi Moutong Pantau Lokasi Banjir Bandang di Desa Avolua, Perintahkan Penanganan Cepat dan Tepat Sasaran

Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, langsung turun ke lapangan memantau lokasi…

4 jam ago

Pemda Parigi Moutong Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan…

5 jam ago

Pemkab Parigi Moutong Bahas Lanjutan Profiling Kelompok Masyarakat Transmigrasi Bahari

Parigi Moutong, 26 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti rapat lanjutan secara daring…

5 jam ago

Buka Pekan Seni Budaya Islam XXVIII, Bupati Erwin Burase Ajak Generasi Muda Kasimbar Bentengi Diri dengan Agama

Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, secara resmi membuka helatan Pekan Seni…

4 hari ago

Hendry Nahkodai LBH Rumah Hukum Tadulako Palu, Sigi dan Donggala

PALU – Hendry, S.H., resmi mengemban amanah untuk menahkodai Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rumah Hukum…

4 hari ago

Tingkatkan Deteksi Dini TB hingga Soroti Ketimpangan Nakes, Parigi Moutong Siap Sukseskan Program Kemenkes

PALU - Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menghadiri Rapat Kunjungan Kerja Wakil Menteri Dalam…

4 hari ago