Categories: Berita

Revolusi Kerja ASN Parigi Moutong: Dari Meja Kantor Menuju Fleksibilitas Digital.

PARIGI MOUTONG – Era baru birokrasi telah tiba di Kabupaten Parigi Moutong. Tak lagi melulu soal absensi fisik di meja kantor, kini Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Khatulistiwa mulai bertransformasi menuju budaya kerja yang lebih adaptif, modern, dan berbasis hasil.

Langkah besar ini ditandai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Kebijakan Transformasi Budaya ASN yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati, Kamis (02/04/2026). Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfinasran, rapat ini menjadi “ketukan palu” dimulainya implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) yang resmi berlaku secara nasional sejak 1 April 2026.

Sekda Zulfinasran menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar tren, melainkan langkah strategis pemerintah pusat untuk efisiensi energi dan anggaran tanpa mengorbankan kualitas pelayanan.

“Ini adalah arahan pusat yang harus kita sikapi dengan serius. Pilihannya antara Senin atau Jumat untuk WFA, namun kita di daerah punya fleksibilitas untuk merumuskan metode terbaik agar pelayanan publik tidak kendor sedikit pun,” tegas Zulfinasran di hadapan para Kepala OPD, Camat, dan Lurah.

Meski terdengar fleksibel, Pemkab Parigi Moutong menetapkan pagar yang kuat. Prinsipnya jelas: Terencana, Terukur, dan Akuntabel. Ada beberapa poin krusial yang menjadi catatan dalam rakor tersebut:

●. Sektor Vital Tetap WFO : Pejabat struktural (Pimpinan Tinggi hingga Lurah) serta sektor layanan publik seperti kesehatan, penanggulangan bencana, kependudukan, keamanan, dan pendidikan tetap wajib bekerja dari kantor (Work From Office).

●. Wajib “Standby” di Rumah: ASN yang sedang menjalankan WFA dilarang keluyuran. Mereka wajib berada di domisili masing-masing, aktif secara daring, dan siap dipanggil ke kantor sewaktu-waktu jika ada urgensi.

●. Target Tanpa Tawar-menawar: Laporan kinerja harian tetap menjadi rapor utama yang dipantau langsung oleh pimpinan.

Menjawab tantangan pengawasan, Plt. Kepala BKPSDM Aktorismo Kay mengungkapkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat dengan mengajukan permohonan penggunaan aplikasi absensi online kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Teknologi ini akan menjadi “mata” pemerintah untuk memastikan kedisiplinan ASN tetap terjaga meski tidak bertatap muka.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya mengubah cara bekerja, tetapi juga mengubah pola pikir (mindset) ASN Parigi Moutong agar lebih tanggap terhadap teknologi.

Dengan perpaduan sistem kerja yang fleksibel dan digitalisasi yang kuat, Parigi Moutong siap membuktikan bahwa pelayanan prima kini tidak lagi terhambat oleh sekat dinding kantor. Era baru telah dimulai era di mana kinerja tidak lagi diukur dari jam duduk, melainkan dari karya nyata yang dirasakan masyarakat.

SUMBER : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG/MR,INR

SOALKAKITA

Recent Posts

Peringati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Tombi, Wabup Parigi Moutong Ajak Masyakarat Teladani Rasulullah dan Bentengi Generasi Muda

​PARIGI MOUTONG - Suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan menyelimuti Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, pada Minggu…

1 hari ago

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Buka Sosialisasi Peduli Stunting, CKG dan Pencegahan TBC

PARIGI MOUTONG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, membuka kegiatan sosialisasi…

2 hari ago

RSUD Buluye Napoae Moutong Resmi Miliki Dokter Spesialis Anak, Pelayanan Dimulai Sabtu Ini

PARIGI MOUTONG - Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam memperluas akses serta meningkatkan mutu pelayanan…

3 hari ago

Lawan Angka Kematian Ibu dan Anak, Pemkab Parigi Moutong dan IPAS Indonesia Matangkan Rencana Aksi Nyata

​PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Yayasan IPAS Indonesia resmi memperkuat sinergi untuk…

3 hari ago

Desa Suli Indah Jalani Penilaian Calon Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Sulteng

PARIGI MOUTONG - Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, menjalani penilaian dan klarifikasi lapangan sebagai calon…

3 hari ago

Bupati Parigi Moutong Melepas Kontingen LP3KD Kabupaten Parigi

Moutong Untuk Mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong…

3 hari ago