Categories: Berita

Dengar Aspirasi Publik, Bupati Parigi Moutong Resmi Batalkan Usulan Wilayah Pertambangan

Parigi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi membatalkan usulan Wilayah Pertambangan (WP) dan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang sebelumnya diajukan. Keputusan ini diambil setelah usulan tersebut menimbulkan polemik signifikan di tengah masyarakat dan adanya rekomendasi tegas dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Langkah pembatalan ini tertuang dalam surat resmi Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, dengan Nomor 500.10.2.3/1/PUPRP, yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah pada tanggal 10 Oktober 2025.

Dalam surat tersebut, Bupati Erwin Burase menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan respons langsung terhadap dinamika sosial yang berkembang serta pertimbangan dari lembaga legislatif.

“Sehubungan dengan polemik yang cukup signifikan di tengah masyarakat Kabupaten Parigi Moutong dan mempertimbangkan surat dari DPRD, maka dengan ini kami mencabut surat sebelumnya,” demikian kutipan poin penting dalam surat tersebut.

Pembatalan ini secara spesifik menganulir dua surat usulan yang diterbitkan sebelumnya pada 17 Juni 2025, yaitu:

  1. Surat Bupati Parigi Moutong Nomor: 600.3.1/4468/Dis.PUPRP perihal Usulan Perubahan Wilayah Pertambangan (WP).
  2. Surat Bupati Parigi Moutong Nomor: 600.3.1/4468/DIS.PUPRP perihal Rekomendasi Tata Ruang tentang Usulan Wilayah Pertambangan Rakyat dan Blok WPR.

Langkah tegas Pemda Parigi Moutong ini didasari oleh rekomendasi resmi dari Komisi III DPRD Kabupaten Parigi Moutong tertanggal 9 Oktober 2025. DPRD, sebagai representasi rakyat, meminta pemerintah daerah untuk meninjau ulang dan mencabut usulan tersebut demi menjaga stabilitas dan mendengar aspirasi warga.

Keputusan Bupati ini diapresiasi oleh berbagai kalangan sebagai bentuk responsivitas pemerintah terhadap suara publik dan fungsi pengawasan legislatif yang berjalan efektif. Dengan dicabutnya usulan ini, status tata ruang di wilayah yang sebelumnya diusulkan untuk area pertambangan akan kembali pada perencanaan semula, sekaligus mengakhiri kontroversi yang sempat memanas.

Salinan surat pembatalan ini juga ditembuskan kepada jajaran terkait, termasuk Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Ketua DPRD Parigi Moutong, serta Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah, yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti keputusan ini secara administratif.

SOALKAKITA

Recent Posts

Geliatkan Ekonomi Lokal, Rumah BUMN Parigi Moutong Gelar Pelatihan Kreatif dan Galeri Produk UMKM di Pantai Toini

PARIGI MOUTONG – Dalam upaya mendorong digitalisasi dan kreativitas pelaku usaha lokal, Rumah BUMN Parigi…

6 hari ago

Dorong UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Parigi Moutong Gencarkan Pelatihan di Tahun 2026

PARIGI - Dalam rangka mendukung kegiatan Penilaian Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri…

3 minggu ago

Estafet Emas Berlanjut: Hj. Hestiwati Resmi Nahkodai PELTI Parigi Moutong 2026–2030

​Parigi Moutong - Babak baru pembinaan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Parigi Moutong resmi dimulai.…

3 minggu ago

Pemkab Parigi Moutong dan Wahana Visi Indonesia Perkuat Komitmen Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat

Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, menutup Program Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan,…

3 minggu ago

Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1448 H/2026 M

PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Didampingi Wakil Bupati H. Abdul Sahid…

3 minggu ago

Peringati Hari Lansia, Wabup Parigi Moutong Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakar Semangat Anggota Paskibraka

​PARIGI MOUTONG - Suasana hangat dan penuh energi positif menyelimuti perayaan Hari Lanjut Usia (Lansia)…

3 minggu ago