Categories: Soal Sigi

DLH Parigi Moutong Fokus Penataan Kota Di Tahun 2022

PARIGI MOUTONG, Soalkakita.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong akan fokus melakukan penataan Kota Parigi Di Tahun 2022.

“Ada beberapa poin penting untuk tahun depan yang kami baru-baru rapatkan mengenai penataan Kota Parigi itu akan fokus di tahun 2022 jadi beberapa OPD seperti PUPRP dan kami juga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH)”ujar Muhammad Idrus, S.Pi., M.A.P, saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (22/11/2021)

Ia juga mengatakan dalam waktu dekat ini akan melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) di empat titik di Kabupaten Parigi Moutong di antaranya, Ampibabo, Tinombo, Moutong, dan satunya di daerah Tobasa (Torue, Balinggi, dan Sausu). dikarenakan Kabupaten Parimo hanya memiliki satu TPA yang beroperasi tepatnya di Desa Jononunu, Kecematan Parigi Tengah.

Dalam waktu dekat  ini pihaknya bersama dengan Bidang Tata Ruang di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) akan meninjau langsung lokasi tempat pembangunan TPA nantinya.

Dalam hal itu pihaknya juga melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Parigi Moutong bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Sesuai dengan arahan kementerian, dalam salah satu programnya yaitu akan membuat suatu konsep tentang penaatan serta penataan kegiatan-kegiatan usaha yang di bagi menjadi tiga kategori yaitu, kategori hijau (yang sudah memiliki perizinan dan menaati aturan), kategori biru, dan kategori merah (tidak memiliki perizinan dan tidak menaati aturan dan tidak membuat pelaporan)

Dirinya menegaskan pihaknya akan melakukan pemberian sanksi administrasi “Ada tiga sanksi yaitu, teguran secara tertulis, paksaan pemerintah, dan pembekuan izin” tegasnya

Beliau berharap kepada pemerintah untuk memaksimalkan penganggaran di tahun 2022 khususnya di Dinas Lingkungan Hidup karena mengingat di tahun ini penggarannya masih minim untuk melakukan pengawasan-pengawasan lingkungan hidup, dan kurangnya personil-personil untuk melakukan pengawasan.


Pihak DLH Parimo juga meminta agar difasilitasi kendaraan trail minimal tiga unit di karenakan kebanyakan kegiatan pengawasan itu di tempat terpencil dan jauh dari Kota. Pungkasnya.

Reporter: Pardhy Ramadhan

SOALKAKITA

Recent Posts

Pemkab Parigi Moutong Salurkan 360 Batang Pipa Air untuk Warga Terdampak Banjir di Toboli Barat

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir. Setelah…

24 jam ago

Pemkab Parigi Moutong Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Desa Avolua

PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di…

2 hari ago

Pemda Parigi Moutong Dukung Peran Ponpes Abnaul Chairaat dalam Membangun Generasi Berakhlak

PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendukung peran Pondok Pesantren Abnaul Chairaat dalam membangun…

2 hari ago

Menkes Siap Sulap Fasilitas Kesehatan Parigi Moutong: Dari Alkes Canggih hingga RS Berstandar Nasional

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) membawa angin segar bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan…

4 hari ago

MTQ Ke-16 Tingkat Kecamatan Taopa Tahun 2026 Resmi Ditutup, Wabup Ajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

PARIGI MOUTONG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-16 Tingkat Kecamatan Taopa Tahun 2026 resmi ditutup…

1 minggu ago

Bupati H. Erwin Burase Resmikan MTQ Ke-17 Kecamatan Mepanga di Desa Kayu Agung : Al Qur’an Sebagai Pedoman Moral dan Pengingat Kewaspadaan Bencana

Parigi Moutong — Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran…

1 minggu ago