Kouta Pasokan Pupuk Di Parigi Moutong Terbatas

Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA, Parigi Moutong– Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah Kouta Pasokan pupuk terbatas.

Kepala Bidang Pupuk Aswini, saat ditemui Soalkakita,com diruang kerjanya belum lama ini, dia mengatakan ada Dua jenis pupuk yang diperuntukan untuk kelompok tani subsidi dan non subsidi.

“Terkait Kouta pupuk subsidi itu diperuntukkan untuk petani miskin yang kereteria berdasarkan luasan sawahnya dibawa dua hektar, sedangkan luasan sawah diatas dua hektar itu masuk dalam kategori non subsidi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, UPTD BPP selalu menginput data sehingga Kabupaten yang selalu memonitor data yang ril dari BPP masing-masing perkecamatan yang masuk, sehingga dibidang pupuk selalu mengontrol.

Lanjut dia, ketersediaan pupuk subsidi yang diberikan Kementerian Pertanian mulai dari jenis pupuk dasar, urea .SP36, Za. Npk dan Npk formulasi khusus, yang bisah digunakan kelompok tani dan Masyarakat miskin yang diperuntuhkkan untuk dua kali panen.

Hal ini dijelaskan Aswini, adapun target yang dikasih Pemerintah 10 ribu  ton pupuk urea yang sudah terealisasi dari bulan Januari sampai Juni 2020 sudah mencapai 543 ton urea dipastikan sampai Desember 2020 mencapai target 10 Ribu ton pupuk urea.

Dia menjelaskan, sementara itu dibeberapa kecamatan yang panennya sampai tiga kali dalam satu tahun namun yang disubsidi cuma dua kali panen, kesediaan pupuk subsidi itu diperuntukkan untuk dua kali panen dalam satu tahun, Bukan tiga kali dalam satu tahun mengingat ketersediaan pupuk sesuai kouta.

“Kebijakan program pemerintah dengan mengadakan kartu tani cukup ampuh, untuk itu berdasarkan data. Pihaknya sebentara proses pembuatan kartu tani dari jumlah yang sudah terverifikasi sampai perlima Juni 23 ribu lebih, sebentara itu kartu tani yang sudah tercetak mencapai 22 ribu dan yang sudah diterima petani kurang lebih 1000,  artinya baru sekitar Lima persen yang sudah terealisasi,” terangnya.

“Tidak hanya itu menurut dia, yang belum mempunyai kartu tani  dilayani seperti biasa, yang menangani kartu tani itu Bank BRI kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sebentara masih dalam proses pembuatan kartu tani.

“Kalau semua sudah mempunyai kartu tani, mungkin lebih mempermudah usaha tani yang digunakan untuk pengambilan pupuk subsidi, dan pengambilan pupuk subsidi dilihat dari baku areal persawahan,” pungkasnya.

SOALKAKITA

Recent Posts

Pengukuhan Pengurus Komisi Daerah Lanjut Usia (Lansia) Kabupaten Parigi Moutong periode 2026 – 2029.

Parigi Moutong - Mewakili Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Wakil Bupati Parigi Moutong H.…

1 hari ago

Kawal Agenda Pembangunan 2026, DPRD Parigi Moutong Serahkan Laporan Reses Masa Persidangan I

PARIGI MOUTONG – Agenda pembangunan Kabupaten Parigi Moutong tahun 2026 resmi diperkuat dengan penyerahan Laporan…

1 hari ago

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong Dengan Agenda Laporan Reses Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026.

Parigi Moutong - Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah…

1 hari ago

Pemkab Parigi Moutong Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat dalam Laporan Reses DPRD 2026

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk menanggapi secara serius setiap…

2 hari ago

Sinergi Polda Sulteng dan PWI : Jaga Stabilitas Melalui Pemberitaan Berimbang

PALU — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Endi Sutendi, menerima kunjungan silaturahmi…

6 hari ago

Kadis Koperasi Parigi Moutong Buka Musda Dekopinda, Dorong Digitalisasi dan Regenerasi Koperasi

PARIGI MOUTONG – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong secara resmi membuka kegiatan Musyawarah…

6 hari ago