Categories: Soal Hukum

Lemahnya Pengawasan Terhadap Kasus Korupsi

Reporter : Nur Fitri

SOALKAKITA, Parigi Moutong-  Korupsi Selama ini masih menjadi masalah yang sangat memilukan bagi Negara, korupsi juga kita ketahui sebagai penyalahgunaan jabatan atau wewenang yang dilakukan oleh siapa saja untuk kepentingan pribadi.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu masyarakat saat ditemui di tempatnya, Sukri Hi Cakunu mengatakan, korupsi secara garis besar di Indonesia begitu marak, jumlah pelaku korupsi semakin hari semakin bertambah bukan semakin berkurang.(19/9/2019)

“Korupsi yang semakin hari bertambah bukan berkurang ini menandakan bahwa korupsi ini terus terjadi dan terus bertambah,” ujarnya.

Dia mengatakan, terjadinya korupsi dapat dilihat dari beberapa factor pengawasan. Pengawasan yang dilakukan oleh beberapa pihak yaitu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Penyelidik Keuangan (KPK), Masyarakat, Wartawan, Penegak Hukum yaitu Kepolisisan, Kejaksaan, Pengadilan.

“Bahwa pelaku korupsi tidak memiliki efek jerah diakibatkan beberapa oknum-oknum yang paling banyak menjadi mafia korupsi. Pelaku korupsi juga menganngap bahwa kasus korupsi saat ini masih bisa diperjual belikan. Saya tidak punya catatan banyak tentang penegak hukum yang interfensi terhadap korupsi tapi banyak kita lihat di media Televisi (TV) bahwa mereka sering menjadi mafia korupsi, sehingga pelaku korupsi menganggap bahwa ketika melanggar tidak menjadi efek jerah karena hukum bisa mereka beli,” tambahnya,” Jelasnya.

Dia mengatakan, harapan masyarakat yaitu bagaimana cara kerja dari DPR yang tidak hanya sekedar mengesahkan anggaran melainkan dapat mengawal anggaran tersebut, transparansi terhadap penangan kasus.

“Seharusnya anggota DPR itu tidak hanya sekedar mengetuk palu saja dan mengesahkan anggaran, tetapi lalai dalam pengontrolan sejauh mana anggaran itu dilaksanakan,” jelasnya.

Dia menerangkan, penanganan kasus korupsi itu dapat dilakukan sejak dini melalui pendidikan atau pengajaran orang tua agar anak-anak yang nantinya menjadi tongkat estafet bangsa dapat menjadi pemimpin yang jujur, membangun karakter melalui keteladanan dari pihak orang tua dan guru sebagai pendidik yang sangat berpengaruh terhadap karakteristik setiap individu. Penanaman moral melalui pemahaman agama yang ditanamkan kepada setiap orang terjalin dan terbangun pada pembentukan kode etik setiap individu.

“Orang tua harus memberikan pendidikan dari dasar yang ditanamkan kepada anak sejak dini karena itu akan menjadi jangka panjang bagi setiap pribadi sebab mereka akan takut nantinya menjadi koruptor karena telah tertanam pada diri mereka bahwa adil dan jujur itu harus ditanamkan kedalam jiwa mereka, terutama pelajaran atau pemahaman agama yang harus orang tua tanamkan agar rasa takut kepada kekuasaan Tuhan itu menanam pada jiwa untuk meningkatkan moral, kode etik, bagi setiap orang,” tutupnya.

SOALKAKITA

Recent Posts

Pengukuhan Pengurus Komisi Daerah Lanjut Usia (Lansia) Kabupaten Parigi Moutong periode 2026 – 2029.

Parigi Moutong - Mewakili Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Wakil Bupati Parigi Moutong H.…

2 hari ago

Kawal Agenda Pembangunan 2026, DPRD Parigi Moutong Serahkan Laporan Reses Masa Persidangan I

PARIGI MOUTONG – Agenda pembangunan Kabupaten Parigi Moutong tahun 2026 resmi diperkuat dengan penyerahan Laporan…

2 hari ago

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong Dengan Agenda Laporan Reses Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026.

Parigi Moutong - Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah…

2 hari ago

Pemkab Parigi Moutong Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat dalam Laporan Reses DPRD 2026

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk menanggapi secara serius setiap…

3 hari ago

Sinergi Polda Sulteng dan PWI : Jaga Stabilitas Melalui Pemberitaan Berimbang

PALU — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Endi Sutendi, menerima kunjungan silaturahmi…

7 hari ago

Kadis Koperasi Parigi Moutong Buka Musda Dekopinda, Dorong Digitalisasi dan Regenerasi Koperasi

PARIGI MOUTONG – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong secara resmi membuka kegiatan Musyawarah…

7 hari ago