memberitakan dan mengabarkan

Objek Wisata Pulau Tomini di Jual, Ada Apa?

Lokasi wisata Teluk Tomini Wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sumber Foto : Istimewa

Reporter: Akbar Lehalima

SOALKAKITA Parigi Moutong– Salah satu objek wisata Pulau Tomini yang terdapat pada Wilayah Kabupaten Parigi Moutong diduga terjual dengan kisaran Rp 10.000.000 juta rupia, ada apa?

Padahal, pulau tersebut merupakan tempat berliburnya warga lokal Kaputen Parigi Moutong yang sering berkujung ke lokasi tersebut.

Mirisnya lagi, keberdaan Pulau Tomini di wilayah Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah itu. Diduga kuat telah terjual kepada pihak swasta.

Sayangnya, keindahan pasir pantai dan jernihnya air laut pulau Tomini ini, sebentar lagi berpotensi tidak dapat menikmati secara gratis oleh warga lokal.

Hal yang “aneh” ketika pulau tomini merupakan aset Kabupaten Parigi Moutong jatu kepada pihak swata, padahal. Dengan adanya palau itu bisa menguntungkan desa yang berdekatan atas pemanfaatan (PAD) nantinya.

Melansir dari situsresmi kabarSAURUSonline.com, Sabutu (17/04). Pekan kemarin, tim media ini melakukan penelurusan terkait informasi Pulau Tomini telah terjual. Berdasarkan hasil investigasi lapangan tersebut, sejumlah data dan informasi berhasil tim media ini kumpulkan.

Berdasarkan informasi yang terhimpun media ini dari sejumlah pihak, terungkap bahwa, seorang warga berinisial T merupakan penghuni dari pulau ini. Namun, sebelum T meninggal dunia, T sempat menjadi warga Desa Malalan, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong.

Ia (warga berinisial T) kemudian ‘menjual’ pulau tersebut kepada seorang warga yang kabarnya adalah pengusaha bidang pariwisata berinisial MA. Selain itu, berhembus kabar jika MA juga merupakan mantan suami dari salah seorang pejabat daerah di Kabupaten Parigi Moutong.

Anehnya, T ‘menjual’ Pulau Tomini Parigi Moutong tersebut, dengan total luas sebesar 50.000 Meter Persegi, berbanderol ‘pundi-pundi’senilai Rp 10 Juta kepada MA.

Parahnya, meski Pulau Tomini ini merupakan wilayah Desa Tomini, Kecamatan Tomini, berdasarkan data statistik daerah ini tahun 2018. Tetapi, penjualan sebagian wilayah dari daerah ini, ternyata tanpa sepengetahuan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Saya tidak mengetahui, kalau Pulau Tomini itu sudah terjual. Kalau pengurusannya ke saya, tidak mungkin saya selacang itu main lepas pulau ini,” tegas Junaedi Samsudin, Kades Tomini, kepada media ini (Kamis 8/4).   

Atas ‘Campur Tangan’ Kades Malalan dan Camat Mepanga, Pulau Tomini Parigi Moutong Terjual?

Hasil penelurusan tim Redaksi kabarSAURUS terhadap sejumlah fakta berdasarkan data statistik daerah ini. Terungkap bahwa Pulau Tomini Parigi Moutong, merupakan wilayah Desa Tomini dengan luas 5,3 Kilo Meter Persegi.

Anehnya, pada tahun 2012, Pemerintah Desa (Pemdes) Malalan dan Pemerintah Kecamatan Mepanga saat itu, terkesan ‘sabotase’ wilayah ini yang nota bene merupakan wilayah Pemdes dan Camat Tomini.

Terungkapnya hal tersebut, berdasarkan bukti surat keterangan ganti rugi yang atas sepengetahuan Kepala Desa Malalan dan Camat Mepanga tahun 2012.

Selain mencantumkan batas wilayah dan ‘pundi-pundi’ ganti rugi yang dibanderol terhadap pulau itu. Turut tercantum nama enam orang warga lainnya masing – masing berinisial Ti, S, A, Y, G, dan M selaku saksi dalam surat tersebut.

Kemudian, atas sepengetahuan Asrin, selaku Kepala Desa Malalan dan Warsono selaku Camat Mepanga saat itu, turut bertandatangan dan membumbuhi cap basah selaku Pemdes dan Pemerintah Kecamatan. 

Asrin yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Malalan mengaku belum berani mengeluarkan statetman terkait hal tersebut saat media ini melakukan konfirmasi via gawai.

Dengan nada sedikit terbata-bata, Asrin mengaku masih harus bertemu dengan pihak Tapem Pemda Parigi Moutong terlebih dahulu. Sehingga, ia berjanji akan memberikan keterangan terkait hal tersebut, setelah selesai melakukan pertemuan dengan pihak Tapem.

“Untuk sekarang saya belum bisa memberikan keterangan kalau belum ada izin dari Tapem dulu. Karena saya kan dipanggil dulu, jangan nanti salah bicara saya. Besok (Minggu 18/4), insyaallah saya ketemu dengan orang Tapem,” ungkapnya,

Penulis: Tim

Tinggalkan Balasan