Categories: Berita

UHC Parigi Moutong Capai 90 Persen, Irwan: Tak Ada Lagi Alasan Warga Tak Dilayani Gratis

soalkakita, Parigi – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, menegaskan bahwa program “Sehat Bersama” tidak hanya terbatas pada layanan ambulans gratis semata.

Ia menilai, persepsi tersebut perlu diluruskan agar masyarakat memahami cakupan program secara utuh.

“Apakah ini sehat bersama ini hanya terkait ambulans gratis? Saya sampaikan bahwa salah satunya adalah pelayanan kesehatan gratis,” ujar Irwan, Selasa (05/05/2026).

Menurut Irwan, pelayanan kesehatan gratis merupakan bagian penting dari program tersebut yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat secara luas.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke berbagai wilayah.

“Dimana kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, maka muncullah yang namanya UHC,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irwan mengungkapkan bahwa capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Parigi Moutong saat ini berada pada kisaran 88 hingga 90 persen.

“Yang sekarang ini kita di posisi 88 sampai dengan 90 persen,” ungkapnya.

Dengan capaian tersebut, ia menegaskan bahwa tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang telah terdata dalam sistem.

“Sehingga tidak ada lagi alasan yang misalnya penduduk Kabupaten Parigi Moutong untuk tidak kita layani secara gratis,” tegas Irwan.

Ia juga menambahkan bahwa layanan kesehatan gratis ini tidak hanya mencakup penanganan darurat seperti ambulans, tetapi juga berbagai layanan medis lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Namun demikian, Irwan mengakui masih ada tantangan dalam mencapai cakupan UHC secara menyeluruh, terutama dalam hal validasi data kependudukan dan kepesertaan.

Di akhir keterangannya, Irwan berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut secara maksimal serta terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas di Kabupaten Parigi Moutong.

SOALKAKITA

Recent Posts

Peringati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Tombi, Wabup Parigi Moutong Ajak Masyakarat Teladani Rasulullah dan Bentengi Generasi Muda

​PARIGI MOUTONG - Suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan menyelimuti Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, pada Minggu…

1 hari ago

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Buka Sosialisasi Peduli Stunting, CKG dan Pencegahan TBC

PARIGI MOUTONG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, membuka kegiatan sosialisasi…

2 hari ago

RSUD Buluye Napoae Moutong Resmi Miliki Dokter Spesialis Anak, Pelayanan Dimulai Sabtu Ini

PARIGI MOUTONG - Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam memperluas akses serta meningkatkan mutu pelayanan…

3 hari ago

Lawan Angka Kematian Ibu dan Anak, Pemkab Parigi Moutong dan IPAS Indonesia Matangkan Rencana Aksi Nyata

​PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Yayasan IPAS Indonesia resmi memperkuat sinergi untuk…

3 hari ago

Desa Suli Indah Jalani Penilaian Calon Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Sulteng

PARIGI MOUTONG - Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, menjalani penilaian dan klarifikasi lapangan sebagai calon…

3 hari ago

Bupati Parigi Moutong Melepas Kontingen LP3KD Kabupaten Parigi

Moutong Untuk Mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong…

3 hari ago