Vaksin Sinovac, Dinkes Parimo Terkesan Batasi Atribut Wartawan

Reporter: Moh Fadal

SOALKAKITA, Parigi Moutong – Kegiatan penyuntikan Vaksin Sinovac Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah, terkesan  memberi batasan bagi wartawan untuk meliput

Kegiatan publikasi penyuntikan Vaksin Sinovac yang bertempat di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong tersebut, terkesan ‘tebang pilih’ terhadap wartawan.

Pasalnya, sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi tersebut, seakan mengabaikan atribut wartawan yang sering digunakan saat meliput berupa indentitas pengenal (Id Card) dari masing-masing keredaksian.

Kepada awak media, Senin (8/02), Kepala Bidang Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Wulan Dari SKM, SP, mengungkap, pihaknya hanya memberikan batasan ruang bagi rekan-rekan.

 “ Karena untuk melakukan vaksinasi harus memliki ruang gerak yang bagus, tadi itu bukan tidak bisa mengambil gambar, kami hanya membatasi ruang geraknya saja,”ujaranya.

Ia mengatakan, adapun yang mendapatkan id card hanya beberapa orang, itupun dalam bentuk voting, termasuk humas dan sewaan dari pihaknya sendiri, agar tidak terjadi kerumunan, sewaktu simulasi pada jum’at kemarin.

“Kami telah memberikan ruang kosong paling dapan untuk wartawan agar bisa meliput kegiatan kami, kami juga memberi ruang gerak bagi yang divaksinasi supaya tidak berkerumunan atau sosial distancing,”ucapnya.

Kemudian, Ketua DPRD Parigi Moutong Sayutin Budianto, menuturkan, penyuntikan vaksinasi wajib dipublikasikan seluas-luasnya sehingga banyak yang melihat bahwa tataran pejabat Parimo telah melakukan vaksinasi.

“Intinya vaksinansi ini di publikasikan kepada masyarakat Parimo seluasnya itu wajib maka tidak boleh ada pembatasan,” ungkapnya.

Sayutin menambahkan, untuk vaksinasi gelombang kedua nantinya. Semua  media di Parimo harus mendapat undangan untuk mempublikasikan, agar masyarakat bisa mengetahui, jangan sampai ada pembatasan atau perbedaan terkait penyebarluasan.

“Saya sangat menyesalkan,  intinya sebagai unsur pemerintah meminta maaf. Saya juga tidak tau seperti ini, kita juga akan sampaikan kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan agar kedepannya membuka informasi seluas-luasnya kepublik,”pungkasnya.

SOALKAKITA

Recent Posts

Wakil Bupati Parigi Moutong Pimpin Delegasi Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Sistem Peta Pajak dan Pertanahan di Tangerang Selatan

Tanggerang Selatan – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, bersama Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan…

3 jam ago

Buka MTQ ke-21 Kecamatan Moutong, Bupati Parimo Erwin Burase Dorong Terciptanya Generasi Qurani Berkarakter

PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran…

7 jam ago

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir Kasimbar dan Dorong Penanganan Permanen

​PARIGI MOUTONG - Bentuk nyata kepedulian dan kedermawanan hadir bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan…

1 hari ago

Bupati Erwin Burase Pimpin Apel Siaga, Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla dan Kekeringan

PARIGI MOUTONG – Kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kabupaten…

2 hari ago

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Bupati H. Erwin Burase Tegaskan Kegiatan Keagamaan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat.

​PARIGI MOUTONG - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M yang diselenggarakan…

3 hari ago

Wabup Abdul Sahid Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan Kenyamanan Lingkungan Sekolah

PARIGI MOUTONG - Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melakukan kunjungan ke SMP Negeri…

3 hari ago