Dana Silpa Tercium Hangus, OPD Tutup Mulut

Reporter : Akbar Lehalima

SOALKAKITA, Parigi Moutong – Laporan Pansus DPRD Parigi Moutong dengan agenda Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2019. Dinilai ada kejanggalan terkait dana silpa 138 Milyar yang tidak transparansi oleh OPD.

Dalam sidang paripurna DPRD Parigi Moutong mengenai pelaksanaan pembahasan mendengarkan penjelasan Bupati atas laporan penyampaian semester I dan Pronogsis Enam Bulan kedepan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan media ini. Adapun laporan Pansus DPRD Parimo tentang (Raperda) pelaksanaan APBD tahun 2019 disampaikan Ketua panitia khusus Wawan Setiawan selaku anggota DPRD Parigi Moutong mengatakan, ada beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian daerah.

Dia mengungkapkan, permasalahan tersebut ialah aset kendaraan beroda dua. Harus dilakukan penataan, karena kendaraan yang nilai ekonomisnya tidak layak tetapi masih menjadi beban pemerintah daerah sehingga perlu dilakukan penghapusan.

Dia juga menjelaskan, pendapatan Daerah sekitar 1 Terliun lebih dan belanja daerah sekitar 1 Terliun  surplus 92 miliyar serta pembiayaan penerima sekitar 58 Miliyar  dan pengeluaran sekitar 12 Miliyar sedangkan sisah anggaran sekitar 100 Miliyar lebih, ada pun  yang  sudah terlampir dan tidak terpisahkan dari laporan Pansus untuk disahkan menjadi peraturan daerah Parimo.

Hal ini juga disampaikan Ketua Fraksi PDI-P Alferts Tonggiroh mengatakan, dari hasil tersebut sisa anggaran Silpa sekitar 138 Miliyar yang dipangkas 50 persen untuk semua OPD, menimbulkan tanda ,?

Lanjut dia, dalam kenyataannya dari hasil pemotongan 50 persen yang disepakati bersama tim anggaran Pemerintah Daerah dengan DPRD Parigi Moutong, kini hilang ditelan Tim bayangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Hal ini menimbulkan ketidak percayaan terhadap OPD terkait. Karena yang sudah di pangkas 50 persen untuk rasionalisasi  Pandemi Covid-19. Kini Menjadi 100 persen yang hilang termasuk pokok-pokok pikaran DPRD parigi moutong , ” ujarnya.

Alferts menambahkan, kejadian seperti ini jangan sampai terjadi di APBD selanjutnya, terkesan Organisasi Perangkat Daerah, lempar batu sembunyi tangan, ” pungkasnya.

SOALKAKITA

Recent Posts

Hadapi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Erwin Burase Jemput Bola ke Kementan Amankan Lumbung Pangan Parigi Moutong

​JAKARTA - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menunjukkan gerak cepat dalam melindungi sektor pertanian…

4 hari ago

Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah, 300 Kg Beras Diserbu Warga—Harga Terjangkau Jadi Solusi Nyata

Parigi Moutong – Upaya menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban masyarakat kembali dibuktikan jajaran Polres…

4 hari ago

Bupati Parigi Moutong Hadiri Semifinal Piala Gubernur Sulteng, Wujud Dukungan Pemda untuk Berlian Tomoli

Palu - Sabtu, (18/04/2026) Laga semifinal Piala Gubernur Sulawesi Tengah mempertemukan Persigi dengan Berlian Tomoli…

7 hari ago

Bupati Parigi Moutong Hadiri Dharma Santi Nyepi 1948, Tegaskan Dukungan bagi Kerukunan dan Kegiatan Keagamaan

Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, menghadiri kegiatan Dharma Santi Hari…

1 minggu ago

Durian Volcano Resmi Diekspor ke Tiongkok, Bupati Erwin Burase Siap Jadikan Parigi Moutong Tulang Punggung Produksi.

​PALU - Komoditas unggulan Sulawesi Tengah kembali menembus pasar internasional. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid,…

1 minggu ago

Menuju Kota Ramah Anak Parigi Moutong Targetkan Lompatan dari Pratama ke Madya

PARIGI MOUTONG - Sebuah langkah strategis untuk masa depan generasi bangsa diambil oleh Pemerintah Kabupaten…

1 minggu ago