PARIGI MOUTONG – Aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, dikabarkan berdampak serius terhadap lahan pertanian warga. Ketua Komisi 1 DPRD Parigi Moutong, Mohammad Irfain, menyoroti keluhan masyarakat, khususnya petani di daerah irigasi tada (DIT).
Menurut Irfain, pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas tambang di wilayah Tada Selatan, Oncone Raya, dan Silutung telah menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen.
“Para petani gagal lakukan panen akibat pencemaran lingkungan. Ini menjadi keluhan utama yang kami dengar dari masyarakat,” ungkap Irfain saat ditemui pada Jumat (17/1/2025).
Permasalahan ini, lanjutnya, telah dibahas dalam pertemuan antara Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi, serta para kepala desa di DIT. Irfain menekankan pentingnya penghentian aktivitas tersebut untuk melindungi mata pencaharian dan lingkungan hidup warga setempat.
Parigi Moutong – LS-ADI Kecamatan Palasa bersama Liwa'aul Haq Parigi Moutong dan Risma Ulatan menggelar…
PARIMO, KABAR SULTENG - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, mendesak pemerintah kabupaten…
Parigi Moutong – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Torue mengintensifkan…
Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, secara resmi membuka kegiatan Futsal Pelajar Piala…
Parigi Moutong - Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah…
PARIGI MOUTONG - Aura optimisme menyelimuti Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong pada Sabtu…