PARIGI MOUTONG – Aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, dikabarkan berdampak serius terhadap lahan pertanian warga. Ketua Komisi 1 DPRD Parigi Moutong, Mohammad Irfain, menyoroti keluhan masyarakat, khususnya petani di daerah irigasi tada (DIT).
Menurut Irfain, pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas tambang di wilayah Tada Selatan, Oncone Raya, dan Silutung telah menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen.
“Para petani gagal lakukan panen akibat pencemaran lingkungan. Ini menjadi keluhan utama yang kami dengar dari masyarakat,” ungkap Irfain saat ditemui pada Jumat (17/1/2025).
Permasalahan ini, lanjutnya, telah dibahas dalam pertemuan antara Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi, serta para kepala desa di DIT. Irfain menekankan pentingnya penghentian aktivitas tersebut untuk melindungi mata pencaharian dan lingkungan hidup warga setempat.
PARIGI MOUTONG — Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mengajak seluruh partai politik untuk memperkuat…
PARIGI MOUTONG - Rabu,(14/10/2026), Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat upaya integrasi Nomor Induk Berusaha (NIB)…
PALU - Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendorong percepatan pembangunan…
PARIGI MOUTONG - Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong…
PARIGI MOUTONG - Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, turun langsung meninjau dan mengevaluasi pemanfaatan…
PARIGI MOUTONG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran. S.STP, M.A.P memimpin langsung rapat…