memberitakan dan mengabarkan

Produksi Beras Kelebihan, TPHP Kewalahan

foto: istimewah
foto: istimewah

Reporter: Akbar lehalima

SOALKAKITA, Parigi Moutong-  Dinas  Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah   produksi beras surplus menjadi peluang bagi pedagang

Hal itu diungkap Kepala Bidang Tanaman Pangan Nurhidayah Rahma.SP,M.Si, saat ditemui Soalkakita.com diselah kesibukannya Selasa (07/07).Dia mengatakan kondisi produksi padi kita kelebihan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat Parigi Moutong itu melebihi.

Untuk itu Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) sendiri hanya mempersiapkan produksi,  Karena selama ini produksi ketahanan pangan selalu surplus untuk beras.

Dia menjelaskan, kebutuhan konsumsi beras yang melebihi jumlah penduduk membuat para pedagang kita mengekspor keluar daerah seperti Gorontalo, manado bahkan sampai ke Ternate dan ambon.

” Sekarang ini kita sudah mulai menanam kembali Sekitar 7710 hektar yang digejot oleh petani,” pungkasnya.

Dia mengatakan, Dinas TPHP ditargetkan oleh pemerintah provinsi Empat ribu hektar dalam satu bulan, ternyata realisasi melampaui yang di berikan pemprov. Untuk potensi tanam kita meningkat tuju ribu hektar selama satu bulan.

Dia menambahkan, sekarang ini untuk produksi padi selalu posisi surplus sehingga kelebihan kebutuhan untuk masyarakat Parigi Moutong dengan kapasitas penduduk sekitar 400 ribu   sudah melebihi sehingga pedagang lokal kita selalu menerima pesanan dari luar daerah.

“Apalagi kemarin adanya tol laut yang berada di kecamatan Tinombo membuat pedagang beras kita itu mengekspor keluar kota,” terangnya

Nurhidayah Rahma, mengatakan selama dalam masah pandemi Covid-19 stok produksi selalu tersedia sehingga petani tetap tanam dan petani tetap panen,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan