Categories: Berita

Sekda Tegaskan Nol Toleransi Praktik Jual Beli Jabatan, ASN Diminta Segera Melapor

Parigi Moutong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menegaskan bahwa tidak ada satu pun pihak yang diutus oleh Pemerintah Daerah untuk melakukan praktik-praktik yang menyimpang, termasuk dugaan jual beli jabatan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari pertama berkantor pasca libur Lebaran, yang berlangsung di Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu pagi (25/03/2026).

Dalam arahannya, Zulfinasran mengingatkan seluruh ASN agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan pejabat tertentu dengan iming-iming jabatan, khususnya posisi kepala sekolah (Kepsek).

“Tidak ada yang diutus. Jika ada pihak yang menjanjikan jabatan atau meminta imbalan tertentu, itu tidak benar. Segera laporkan, lengkap dengan identitasnya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian ASN untuk melaporkan setiap indikasi praktik tersebut. Menurutnya, laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius dan diberikan sanksi tegas tanpa kompromi.

“Jika ada yang memberi ataupun menerima, kita akan berikan konsekuensi semaksimal mungkin. Saya akan menyampaikan langsung kepada pimpinan untuk ditindak tegas,” ujarnya.

Zulfinasran menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak hanya merusak integritas birokrasi, tetapi juga tidak pernah menjadi kebijakan ataupun arahan dari pimpinan daerah, baik Bupati maupun Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa informasi terkait adanya pihak yang menjanjikan jabatan kepala sekolah dengan imbalan uang adalah tidak benar.

“Sudah ada laporan yang beredar, bahkan mencatut nama jabatan tertentu. Itu dipastikan tidak benar. Jangan sampai hal ini menjadi bola liar di tengah masyarakat dan ASN,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak seluruh ASN untuk tetap berpegang teguh pada aturan kepegawaian yang berlaku, khususnya Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Saya yakin seluruh ASN di Parigi Moutong adalah yang terbaik dan tetap taat pada aturan yang berlaku,” tambahnya.

Menutup arahannya, di momen pasca Idulfitri, Zulfinasran turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Atas nama pribadi, saya mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang kepegawaian, terdapat kekhilafan. Semoga kita semua kembali bekerja dengan semangat baru dan hati yang bersih,” pungkasnya.

SUMBER : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG.

SOALKAKITA

Recent Posts

Peringati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Tombi, Wabup Parigi Moutong Ajak Masyakarat Teladani Rasulullah dan Bentengi Generasi Muda

​PARIGI MOUTONG - Suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan menyelimuti Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, pada Minggu…

1 hari ago

Ketua TP-PKK Parigi Moutong Buka Sosialisasi Peduli Stunting, CKG dan Pencegahan TBC

PARIGI MOUTONG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, membuka kegiatan sosialisasi…

2 hari ago

RSUD Buluye Napoae Moutong Resmi Miliki Dokter Spesialis Anak, Pelayanan Dimulai Sabtu Ini

PARIGI MOUTONG - Komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam memperluas akses serta meningkatkan mutu pelayanan…

3 hari ago

Lawan Angka Kematian Ibu dan Anak, Pemkab Parigi Moutong dan IPAS Indonesia Matangkan Rencana Aksi Nyata

​PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Yayasan IPAS Indonesia resmi memperkuat sinergi untuk…

3 hari ago

Desa Suli Indah Jalani Penilaian Calon Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Sulteng

PARIGI MOUTONG - Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, menjalani penilaian dan klarifikasi lapangan sebagai calon…

3 hari ago

Bupati Parigi Moutong Melepas Kontingen LP3KD Kabupaten Parigi

Moutong Untuk Mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong…

3 hari ago