Categories: Berita

Tindak Lanjut Surat Pemberitahuan KPK, Pemda Parimo Gelar Rakor bersama Tim Sepervisi bidang Pencegahan Wilayah IV KPK

Parigi – Menindaklanjuti surat pemberitahuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Nomor :B6198KSP.0070-75/09/2022,tanggal 28 September 2022, Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong Badrun Nggai didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfinasran,serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan serangkaian kegiatan, audensi dan rapat koordinasi melalui aplikasi Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survey Penilaian lntegritas (SPI) program pemberatasan korupsi terintegrasi bersama Tim Supervisi Bidang pencegahan Wilayah IV KPK diKabupaten Parigi Moutong (Kab. Parimo).

Dalam sambutannya Wabup Badrun Ngai, Menyampaikan, untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik (Good Governence) salah satunya dengan dukungan serta peran kepala Daerah, dan diikuti seluruh OPD, guna melakukan pembinaan, supervisi serta pengawasan pemerintahan di era Otonomi Daerah dewasa ini.

“saya harap kab. Parimo, bisa bekerja lebih extra untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah Parimo, karena skor MCP menunjukkan indikasi tingkat kerawanan korupsi di suatu daerah.” Ucap Badrun diruang rapat Bupati, Kantor Bupati, Kamis (20/10/2022).

Wabup juga membeberkan, System MCP merupakan bentuk implementasi mitigasi atas resiko korupsi melalui pemantaun perbaikan dalam 7 area rawan korupsi dan 1 area penguatan institusi. Adapun area intervensinya meliputi perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu atau perizinan, kapabilitas APIP, manajemen ASN optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan desa.

“Tujuan MCP mendorong pemerintah daerah melakukan transformasi nilai dan praktek pemerintahan daerah sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik serta relevan sesuai dengan regulasi dan perundang undangan yang berlaku.” Tandasnya.

Koordinasi dan Supervisi (KorSup) Wilayah IV KPK Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Basuki Haryono, mengatakan, MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi, melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Berdasarkan SPI KPK yang menilai perilaku dari masyarakat dan internal lembaga sendiri. Lebih lanjut, Basuki menjelaskan, bahwa ada 8 cakupan intervensi MCP KPK.

“MCP memiliki 8 cakupan intervensi, yaitu perizinan, pengadaan barang dan jasa, perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), manajemen aset daerah, optimalisasi pajak daerah, dan tata kelola keuangan desa.” Ungkapnya.

Sub. Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim

SOALKAKITA

Recent Posts

Satlantas Parigi Moutong Turun ke Mepanga, Layanan SIM Dipercepat Kasatlantas : Tidak Ada Ruang untuk Pungli

Parigi Moutong — Satuan Lalu Lintas Polres Parigi Moutong terus mempertegas komitmennya dalam reformasi pelayanan…

3 hari ago

RESMIKAN PACKING HOUSE DURIAN, LANGKAH STRATEGIS PEMDA PARIGI MOUTONG TEMBUS PASAR EKSPOR GLOBAL

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan sektor pertanian…

3 hari ago

Perkuat Sinergi, Pemkab Parigi Moutong Gelar Pra Musrenbang Stunting Tahun 2026.

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang)…

3 hari ago

Nur Fitri Desak Kejati Sulteng Percepat Penanganan Dugaan Fee Proyek dan Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Parigi Moutong – Penanganan dugaan kasus fee proyek dan aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Parigi…

3 hari ago

Dugaan Fee Proyek dan Tambang Ilegal di Parigi Moutong Masih Dalam Penyelidikan

Parigi Moutong – Dugaan kasus fee proyek dan pungutan tambang ilegal di Kabupaten Parigi Moutong…

4 hari ago

Rumah Hukum Tadulako Siap Bongkar Dugaan Penyimpangan APBD 2025 Parigi Moutong :  Kami Sudah Pegang Datanya

Parigi Moutong – Rumah Hukum Tadulako menyatakan akan segera melaporkan sejumlah temuan penting dalam Laporan…

4 hari ago