Categories: Soal Palu

Sakti Peksos Perlindungan Anak Kemensos RI, Jalankan Peksos Go To Scool (PGTS) Di Kabupaten Parigi Moutong

Reporter : Nur Fitri   

SOALKAKITA.COM, PARIGI-  Sakti Pekerja Sosial (Peksos) Perlindungan Anak Kemensos Republik Indonesia (RI) sebagai sebuah bidang keahlian (Profesi)  yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan upaya guna meningkatkan kemampuan orang dalam melaksanakan fungsi sosialnya.

Peksos yang ada di Kabupaten Parigi Moutong juga memiliki beberapa Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) diantaranya Pendampingan Anak Berhadapan Hukum (ABH), Pendampingan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Peksos Go To Scool (PGTS), dan tugas khusus seperti mendampingi pihak kementrian yang berkunjung atau kepala bidang, kepala dinas, pendampingan akta lahir. (10/9)

Fadlun salah satu Sakti Pekerja Sosial Perlindungan Anak Kementrian Sosial Republik Indonesia saat dimintai keteranganya mengatakan,  Pedsos Parigi Moutong  saat ini menjalankan salah satu tugas yang diantaranya yaitu Peksos Go To Scool (PGTS).  PGTS ini dijalankan seperti sosialisasi tetapi untuk materi yang diberikan dipilih oleh pihak yang bersangkutan sendiri, dan pihaknya sampai saat ini melakukan PGTS ke  sekolah yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

“Kami mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Parigi Moutong dan melakukan pendekatan kepada siswa seperti melalui sosialisasi, tetapi untuk materi yang disampaikan itu tergantung dari pihak sekolah yang mau isi materinya  apa,” ujarnya.

Dia mengatakan, beberapa sekolah yang telah dilakukan kunjungan meminta materi yang dibawakan adalah mengenai materi Narkoba, Kenekalan remaja, Perilaku menyimpang remaja.

“Sosialisasi kami yang lakukan, tetapi untuk solusi itu bukan dari kami tetapi dari anak yang bersangkutan sendiri yang menentukan dari permasalahannya apa jadi solusinya juga apa dan bagaimana mereka menyikapinya,”  tambahnya.

Dia menambahkan, sejauh ini untuk materi seksual tidak ada sekolah yang memintah tetapi pihaknya tetap mengisi materi itu kedalam sosialisasi karena sangat perlu.

“Contohnya itu kasus bulling disekolah, siswa menganggap bermain itu hal biasa dan menganggap remeh akan kasus tersebut ternyata kasus itu sudah sejenis bulling,” tutupnya.

SOALKAKITA

Recent Posts

Wakil Bupati Abdul Sahid Tinjau Pelaksanaan Normalisasi Sungai di Desa Air Panas

Parigi Moutong - Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, bersama Satuan Tugas (Satgas) meninjau langsung…

2 hari ago

Abdul Sahid Kukuhkan REDKAR, Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Cegah Kebakaran

Parigi Moutong,– Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, mengukuhkan sebanyak 23 calon anggota Relawan Pemadam…

6 hari ago

Sambut Tim Patriot Kementrans & UNAIR, Wabup Parigi Moutong Tekankan Realisasi Program Pengembangan Potensi Daerah

​Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menerima kunjungan kerja dari Tim Patriot Kementerian Transmigrasi…

6 hari ago

Wakil Bupati Parigi Moutong Terima Audiensi PT Permodalan Nasional Madani Bahas Penguatan UMKM

Parigi Moutong - Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menerima audiensi PT Permodalan Nasional Madani…

6 hari ago

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Parigi Moutong Akselerasi Hilirisasi Kelapa Dalam dan Akses Permodalan

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memacu penguatan sektor pertanian dan perkebunan sebagai…

1 minggu ago

Wakil Bupati Abdul Sahid Tinjau Lokasi Abrasi Pantai di Desa Sidoan

Parigi Moutong, Kamis (30/7/2026)-Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid melakukan peninjauan langsung ke lokasi abrasi…

1 minggu ago