Wakil Bupati Parigi Moutong Berikan Arahan Kepada Seluruh Camat Dalam Sambutan Diskusi Publik

SOALKAKITA, Parigi Moutong – Diskusi Publik, Badan Intelijen Provinsi Sulawesi Tengah Bekerjasama Dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Parigi Moutong Dalam Mengiventarisir dan Pertambangan Ilegal Di Kabupaten Parigi Moutong, bertempat di Aula kantor Bupati.

Diskusi Publik yang dibuka oleh Bapak Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, SE, dihadiri Badan Intelejen Provinsi Sulawesi Tengah, kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Povinsi Sulawesi Tengah, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Kepala OPD Parigi Moutong, Perwira Penghubung 1306 Donggala, Kapolres Parigi Moutong dan Camat se-Kabupaten Parigi Moutong.

Wakil Bupati Parigi Moutong dalam sambutannya mengatakan, dalam perencanaan diskusi kali ini dilakukan dengan apresiasi yang sangat besar serta meminta agar peserta yang akan di undang adalah seluruh Camat yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

“Pihaknya juga telah mengarahkan agar yang di undang nanti seluruh camat yang ada di Kabupaten Parigi Moutong,” Ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan oleh Badan Intelijen Provinsi Sulawesi Tengah kali ini telah membantu menyelamatkan lingkungan dengan mengajak diskusi serta mencari solusi dari permasalahan masyarakat yang ada.

“Dapat dilihat dari dampak air yang sudah kuning akibat penambangan. Rakyat bisa melakukan penambangan dengan cara badulang, tetapi bukan dengan menggunakan excavator yang harus masuk, karena itu akan menjadi bom waktu,” tegasnya.

Dia menambahkan, yang sangat diapresiasi dari kegiatan yang dilakukan oleh Badan Intelijen Provinsi Sulawesi Tengah salah satunya adalah saat ini memikirkan bagaimana semestinya dan seharusnya mengembangkan Sumber Daya Manusia.

“Pemerintah daerah juga telah menyurat ke gubernur lengkap dgn foto-foto, terkait penambangan emas, krn pihaknya tdk memiliki wewenang untuk menegur,” terangnya.

Dia menerangkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah ada perpanjangan tangan agar dapat berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Untuk pihaknya dapat melaporkan dan DLH yang menindak lanjuti penyelesaiannya.

“Hal ini bukanlah persoalan gampang. Seharusnya setiap desa itu menyampaikan kepada masyarakatnya agar lebih giat lagi, karena telah ada Dana Desa dan Bumdes yang bisa digunakan untuk memberdayakan masyarakat. Contohnya adalah menyediakan bibit durian dan lain-lain, sebagai penghasilan bagi masyarakat. Saat ini kita sudah berada dipenghujung apa yang dicita-citakan oleh Kabupaten Parigi Moutong menjadi terdepan,” pungkasnya.

SOALKAKITA

Recent Posts

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Erwin–Sahid, Momentum Evaluasi dan Penguatan Komitmen Membangun Daerah

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan…

7 jam ago

Pemkab Parimo Gelar Zikir Akbar, Awali Rangkaian Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Erwin-Sahid

Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Zikir Akbar yang dilaksanakan di halaman…

24 jam ago

Pasca Gempa M 6,7, Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Tiga Lokasi Terdampak dan Salurkan Bantuan

Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Parigi…

2 hari ago

Raih Opini WTP Tahun 2025, Pemkab Parigi Moutong Berkomitmen Tuntaskan Rekomendasi BPK dalam 60 Hari

​PALU - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan daerah.…

2 hari ago

BMKG Tegaskan Gempa Magnitudo 6,7 di Parigi Moutong Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diimbau Tenang dan Waspada

​PARIGI MOUTONG, 17 JUNI 2026 - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa guncangan…

2 hari ago

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,7: Pemerintah Daerah Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Gempa Susulan

​PARIGI MOUTONG - Menanggapi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong…

2 hari ago